Monthly Archives: Desember 2018

Kembangkan Bisnis, YJM Gelar Sosialisasi Usaha Peternakan

Timika, HP

Untuk mengembangkan bisnis dibidang peternakan, Yayasan Jayasakti Mandiri (YJM) yang di dukung oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar kegiatan sosialisasi dan rencana kerjasama usaha perternakan  yang digelar di hotel Horison Ultima, Jumat  (7/12) lalu.  Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh beberapa pengusaha lokal selaku vendor YJM yang  tersebar di Kabupaten Mimika.

Tujuan kegiatan tersebut adalah melakukan Refresh kerja sama kepada para Vendor  yang sudah berjalan, dimana produksi telur di Kabupaten Mimika sudah over. Kegiatan ini dalam rangka menyampaikan bahwa telur-telur yang dihasilkan tersebut sesuai denga standar baik yang ada di PTFI, Standar peternakan dan pemerintah.

Manager Community Economi Development PTFI Yohanes Bewahan, saat ditemui disela-sela kegiatan mengatakan, bahwa dengan melakukan sosialisasi tersebut pihaknya meyakinkan bahwa yang dilakukan oleh YJM dibidang peternakan sudah sesuai dengan stndart yang ada sehingga nantinya untuk mendapatkan market baru.

“Kami mau pastikan bahwa produk yang kami hasilkan sesuai dengan standar sehingga masyarakat tidak mengkonsumsi produk peternakan yang tidak standar. Kami juga akan melakukan sosialisasi yang lain seperti untuk pelanggan pakan dan pelanggan daging kedepan,”tuturnya.

Untuk kapasitas produk yang dihasilkan, Yohanes menjelaskan bahwa untuk kapasitas produksi di tahun 2018 ini pihaknya mengahsilakan produk-produk peternakan yang sangat besar dan sangat menjanjikan dengan harga yang sangat murah dan terjangkau.

“Produk kami telur ada 1,7 juta telur perbulan, ayam pedaging 1500-2000ekor yang ada di 11 kandang, untuk pakan sekitar 1000 ton per bulan, babi 300 ekor. Siapa saja yang membutuhkan hasil produksi kami ini marilah kita kerjasama untuk secara langsung membantu masyarakat di binaan Freeport,”jelasnya.

Untuk mengembangkan bisnis produk dibidang pakan ternak pihaknya akan membuka gudang pakan ternak yang mendekati para peternak-peternak lokal sehingga memudahkan para peternak untuk mendapatkan pakan yang berkualitas. Sedangkan untuk rumah potong ayam (RPA) pihaknya sedang mengusahakan lokasi yang strategis yang dimana bisa dilakukan pengolahan limbahnya yang tidak membahayakan masyarakat.

“Untuk Pakan kita akan pindahkan pusat gudang ternak di Nawaripi kapasitasnya 1000 ton dan per satuFebruari kami pastikan sudah dijalankan, lebih dekat para peternak SP 1, SP 4 dan yang tersebar diwilayah lainnya. Untuk yang SP 12 masih tetap beroperasi, untuk RPA kita sedang usahakan lokasinya yang dekat sungai dengan melihat lingkungan yang bersih karena kami tidak mau produk kami tidak memenuhi standart lingkungan,”tuturnya.

Terkait dengan memudahkan para vendor untuk menjaga hubungan bisnis pihak YJM melakukan fleksibilitas dalam pembayaran untuk membantu para Vendor secara internal. Pembayaran yang diberikan selama 14 samapai 15 hari dengan demikian dinilai sama-sama saling membantu dan meringankan.

Rencana yang akan dilakukan oleh YJM di tahun 2019 dalam mengembangkan bisnisnya dibidang peternakan antara lain. Pembangunan Hatchery (Mesin penetas telur kapasitas 30.000 DOC), Pembangunan RPA di Timika kapasitas 5000 ekor perhari, Pembamgunan gudang processing telur kapasitas 100.000 ribu butir perhari. Investasi mesin pencuci telur otomatis, Investasi egg pulp kapasitas 360.000 butir, Penjualan pakan 1000 ton perbulan dan Pembangunan Clouse House kapasitas 40.000.

sumber : klik disini

Tahun Depan, Top-Up Dana di Fintech Harus Punya Rekening Bank

Tahun depan, pengguna teknologi finansial (financial technology/ fintech) harus memiliki rekening simpanan di bank. Sebab, Bank Indonesia ( BI) akan membuat aturan agar proses pengisian dana (top up) untuk fintech harus dilakukan melalui rekening simpanan atau saving account. Kepala Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional Bank Indonesia (BI) Pungky Purnomo Wibowo mengatakan, hal ini dilakukan untum mengejar rasio inklusi keuangan Indonesia baru 49 persen di akhir tahun 2017. Sementara, pemerintah mengejar rasio inklusi keuangan bisa mencapai 75 persen di tahun 2019.

“Sekarang kita source of fund itu bisa cash, kita harapkan kedepan untuk bangunkan suatu eksositem dengan sinergi cantik kita harapan semuanya source of fund berbasis ke rekening perbankan,” ujar Pungky ketika ditemui di sela acara Indonesia Shari’a Economy Festivak (ISEF) di Surabaya, Jumat (14/12/2018). Aturan ini diharapkan dapat mulai diberlakukan tahun 2019 mendatang. Harapannya, kerja sama antara perbankan dan fintech di industri keuangan semakin terbangun. Masyarakat desa yang tadinya belum memiliki rekening bank pun mulai bisa tersentuh oleh bank. Selain itu, ujar Pungky hal ini juga membuat perbankan dan fintech lebih mengenali penggunanya. Ini dilakukan untuk mencegah adanya kegiatan yang disalahgunakan, seperti pencucian uang ataupun pembiayaan kegiatan terorisme.

“Kita harapkan ,walupun belum kita himbau mereka sudah gunakan source of fund terutama yang server base kalau kalian anggota Pay Tren, Ovo, Go-Pay kalau top up kan pakai rekening kalian, tapi kalian kan sudah menengah atas, sementara yang di desa-desa gimana? Jadi kita dorong ke sana,” jelas Pungky.

sumber : klik disini

ASN Kabupaten Maybrat Menerima Anugerah PNS Inspratif se-Indonesia

Seorang aparatur sipil negara (ASN) Dinas Kominfo Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat, Fransiskus Xaverius Tenau, mendapat penghargaan sebagai Pegawai Negeri Sipil Inspiratif se-Indonesia. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin, di Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Anugerah PNS Terbaik se-Indonesia diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), bertujuan mendorong ASN menjadi panutan karena menunaikan tugasnya dengan baik, bahkan melampaui ekspektasi organisasi dan masyarakat.

Terdapat 52 PNS terbaik dan Inspiratif se-Indonesia tahun 2018 yang menerima penghargaan. Penilaian dilakukan sejak September 2018 melalui tahapan seleksi untuk menentukan nama-nama ASN/PNS. Ada dua kategori, yakni Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Teladan dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Inspiratif.

Sebelum diseleksi nama-nama untuk kategori PPT harus diusulkan oleh pegawai perjanjian kerja tempatnya bekerja, memiliki karya inovasi, tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin dan melakukan pelanggaran kode etik, memiliki integritas, menyerahkan berbagai dokumen portofolio.

Sedangkan untuk kategori PNS Inspiratif, ketentuannya adalah diusulkan oleh masyarakat, tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin dan melakukan pelanggaran kode etik, memiliki karya inovasi, memiliki integritas moral, dan kiprah nyata yang menginspirasi.

 

sumber : klik disini